Alasan Sebenarnya Kenapa Kita Saling Bermaafan Saat Lebaran

Jakarta, CNBC Indonesia – Saat merayakan Idul Fitri, umat Islam cenderung memaafkan. Tidak masalah jika itu dilakukan secara langsung atau dengan pesan singkat yang berbunyi, “Saya minta maaf lahir dan batin.” Namun tahukah Anda alasan sebenarnya?

Menurut Chai Niam Shukri Masruri di situs Nahdlatul Ulama, saling memaafkan di hari raya Idul Fitri menunjukkan bahwa kita mempunyai kedudukan yang sangat istimewa sebagai hamba Allah. Dengan terlebih dahulu meminta maaf, seseorang menjalani proses menjadi orang yang bertakwa, yang merupakan salah satu tujuan puasa.

Nah, salah satu ciri orang suci adalah suka memaafkan kesalahan orang lain. Hal ini tertuang dalam firman Allah dalam surat Ali Imran ayat 134.

Jika itu kehendak Tuhan,

Dengan kata lain, dia adalah orang shaleh yang memberi secara cuma-cuma dan dalam waktu kecil, mengendalikan amarahnya, dan memaafkan orang lain.

Secara terpisah, sosiolog Johnny Eko Yurianto memberikan pendapat berbeda mengenai The Conversation.

Eko mengatakan, secara psikologis masyarakat meminta maaf karena memandang Idul Fitri sebagai hari rujuk untuk menciptakan suasana damai dan bersahabat. Pertimbangan-pertimbangan tersebut mengarahkan manusia untuk meminta dan memaafkan sebagai bagian dari ibadah dan tanggung jawabnya sebagai pemeluk agamanya.

“Memiliki opini yang kuat tentang agama dalam suatu masyarakat memaksa orang untuk mengevaluasi seluruh sikap dan tindakan mereka sekonsisten mungkin dengan ajaran agama, meskipun bertentangan dengan sikap dan preferensi mereka sendiri,” tulis Ekko.

Echo juga merujuk pada sudut pandang psikologis dan menjelaskan bahwa berdasarkan hal tersebut, masyarakat enggan untuk meminta maaf terlebih dahulu atau ketika terjadi sesuatu yang tidak beres di luar hari raya Idul Fitri. Padahal, karena Idul Fitri dikaitkan dengan agama, maka Idul Fitri bisa menjadi momen untuk meminta atau meminta maaf kepada orang lain. Tonton video di bawah ini: Kepala Asuransi Syariah Ungkap Prospek Manfaat Asuransi Kendaraan Listrik (MFA)

You May Also Like

More From Author

+ There are no comments

Add yours