Didemo Nasabah, BTN Pastikan Tidak Ada Uang Hilang

Jakarta, CNBC Indonesia – PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. (BBTN) atau BTN menyatakan tidak ada uang nasabah yang hilang. Hal ini menanggapi tudingan pengunjuk rasa yang diperintah oleh orang yang mengaku nasabah saat aksi unjuk rasa di Kantor Pusat BTN, Jakarta, Selasa (30/4/2024).

Massa membuat kericuhan dengan membakar ban dan menggeledah kantor pusat BTN serta memberikan ancaman yang mengganggu pelayanan nasabah dan karyawan. Alasannya diduga merupakan kebohongan yang menyebutkan sejumlah nasabah hilang setelah berinvestasi di BTN.

BTN mengaku tidak pernah menawarkan produk investasi dengan janji pendapatan bulanan 10% seperti yang diberikan kepada investor yang melakukan protes palsu di kantor pusat BTN kemarin.

Mereka diyakini menjadi korban penanaman mantan pegawai BTN dengan mengawali ASW dan SCP yang dipecat secara ilegal oleh BTN. Saat ini ASW dan SCP diancam hukuman pengadilan di pengadilan atau kekuatan hukum seumur hidup dengan hukuman penjara masing-masing 6 tahun dan 3 tahun penjara.

“Kami pastikan tidak ada satu sen pun uang nasabah yang hilang atau hilang di BTN,” kata Sekretaris Perusahaan BTN, Ramon Armando dalam keterangan tertulisnya, di Jakarta, diambil, Jumat (3/5/2024).

Ramon juga menghimbau kepada investor yang mengaku sebagai nasabah BTN dan ditipu oleh ASW yang merupakan mantan pegawai BTN untuk mengambil tindakan hukum jika merasa dirugikan dalam hal tersebut.

BTN meminta masyarakat tidak tergiur dengan penawaran bunga tinggi yang tidak memenuhi persyaratan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) dan masyarakat harus berhati-hati jika ada penawaran yang menguntungkan tinggi. .harga dan itu di luar kewajaran dan bukan karena minat yang tinggi, masyarakat bermata merah dan tidak cerdas,” ujarnya.

Seperti diketahui, BTN bersama Kepolisian Daerah Metro Jaya (POLDA) mengungkap tanda-tanda kejahatan perbankan yang dilakukan ASW dan SCP. Bahkan, BTN sendiri telah melaporkan hal tersebut ke Polda Metro Jaya pada 6 Februari 2023.

Adapun cara kejahatannya, diketahui ada sejumlah pemilik dana yang bergabung dengan ASW untuk berinvestasi dengan janji menerima bunga 10% setiap bulannya. Suku bunga tidak pernah ada dan proses pembukaan rekening juga tidak mengikuti ketentuan bank.

“BTN menjamin keamanan seluruh transaksi nasabah dengan menggunakan praktik perbankan yang prudent dan tata kelola perusahaan yang baik sesuai ketentuan hukum,” tambah Ramon.

Simak video di bawah ini: Video: BTN ingatkan masyarakat jangan tergiur berinvestasi (mch/mch)

You May Also Like

More From Author

+ There are no comments

Add yours