Joe Biden Blokir TikTok, Warga AS Kasih Respons Tak Terduga

Jakarta, CNBC Indonesia – TikTok dipandang sebagai alat pemerintah China untuk membentuk opini publik di Amerika Serikat (AS). Hal ini berasal dari survei terhadap warga AS yang mendapat respon positif sebesar 58%.

Hanya sedikit responden dalam survei yang dilakukan oleh Reuters dan Ipsos yang mengatakan mereka tidak setuju bahwa TikTok adalah alat Tiongkok. Jumlahnya hanya 13%, dan sisanya menyatakan tidak yakin atau tidak menjawab, pada Perjamuan Tuhan (2/5/2024).

Setengah dari responden yang disurvei oleh Reuters dan Ipsos mendukung pemblokiran TikTok. Namun 32% menentang larangan tersebut dan sisanya mengatakan mereka tidak yakin.

Jawaban ini cukup mengejutkan. Karena pemberitahuan peraturan untuk memblokir TikTok sudah lama diterima, banyak warga AS yang melakukan protes secara terbuka. TikTok juga menutup aplikasinya dengan alasan akan melindungi kebebasan berekspresi 170 juta penggunanya.

Selain itu, 46% responden mengatakan TikTok sebenarnya mengeksplorasi kehidupan warga AS. Terkait pemilu, 60% masyarakat menyatakan tidak aneh jika para kandidat menggunakan TikTok untuk berkampanye.

Reuters melaporkan bahwa TikTok tidak segera menanggapi permintaan komentar.

Selama beberapa tahun terakhir, pemerintah AS menuduh TikTok sebagai ancaman keamanan nasional. Namun, aplikasi berbagi video juga terus menyangkal hal ini.

TikTok juga mengatakan lebih dari US$15 miliar diberikan dalam bentuk surat berharga. Termasuk konfirmasi bahwa mereka menolak membagikan 170 juta penggunanya kepada pemerintah China.

TikTok juga mengatakan pihaknya tidak mengubah apa pun atas permintaan Tiongkok. “Saya tidak puas mengiklankan atau menghapusnya atas permintaan pemerintah Tiongkok,” kata perusahaan itu tahun lalu.

Baru-baru ini, pemerintahan Joe Biden mengancam akan melarang TikTok di negaranya. Aplikasi ini dapat diluncurkan selama Bytedance, perusahaan induknya, meluncurkan TikTok dalam waktu 270 hari. Lihat di bawah: Video: Bukan di IKN, Starlink Internet Bandung masuk duluan (fab/fab)

You May Also Like

More From Author

+ There are no comments

Add yours