Polisi Pakai AI Gambar Tampang Buronan, Hasilnya Bikin Kaget

Jakarta, CNBC Indonesia – Polisi di Kent, Inggris, menggunakan kecerdasan buatan untuk membuat profil pelaku perampokan rumah. Netizen menyukai tampilan wajah penulis dalam foto tersebut.

Menurut Futurism, pelakunya adalah seorang pria yang masuk ke rumah seorang pria berusia 90 tahun di Tunbridge Wells. Dalam penyelidikan, polisi memperoleh gambaran pelaku dari berbagai keterangan saksi dan korban.

Berdasarkan keterangan polisi, saksi mengambilnya sesampainya di rumah sekitar pukul 17.00. Saat penyerangan terjadi, pria tersebut mengaku sebagai petugas polisi.

Tersangka adalah seorang pria berkulit putih, tinggi 165 cm, berambut hitam dan gigi depannya tanggal.

Uraian itu kemudian digunakan untuk mengolok-olok wajah tersangka. Namun polisi Kent kali ini tidak menggunakan jasa seniman sketsa. Mereka menggunakan komputer.

Polisi kemudian membagikan gambar hasil komputer tersebut ke media sosial X, yang sebelumnya bernama Twitter.

Sayangnya, alih-alih memberikan informasi mengenai tersangka, netizen justru malah menertawakan sketsa tersebut.

Alasannya adalah karakter yang dihasilkan komputer terlihat seperti karakter mainan jadul.

“[Nintendo] mencuri arena bowling Wii?” Kata seorang netizen dari X.

“Tersembunyi di level Golden Eye,” kata warganet lainnya merujuk pada judul game James Bond tahun 90an.

Menurut Futurism, penggunaan AI untuk menggambar wajah seseorang berdasarkan detail memiliki risiko. Seperti halnya manusia, komputer dengan teknologi AI juga memiliki kecenderungan bergantung pada sumber daya yang diberikan untuk pelatihan.

Polisi juga mulai menggunakan teknologi fenotip DNA untuk membuat gambar tersangka, meskipun para ahli genetika mengatakan teknik tersebut bersifat pseudosains atau tidak ilmiah.

Berikut beberapa komentar netizen mengenai sketsa yang dibuat oleh AI oleh Polisi Kent.

Tonton video di bawah ini: Perkembangan Bisnis Teknologi dan Inovasi Pendukung Pertumbuhan Berkelanjutan (Redup/Redup)

You May Also Like

More From Author

+ There are no comments

Add yours