Sosok 3 Ulama RI Ini Ternyata Pernah Jadi Imam di Masjidil Haram

JAKARTA, CNBC Indonesia – Ada 3 ulama Indonesia yang menjadi imam Masjidil Haram, Mekkah, Arab Saudi berabad-abad lalu. Imam Masjid Agung. Untuk dapat dipercaya oleh Presiden Tanah Suci atau Presiden Tanah Suci, seorang Imam harus memenuhi kriteria yang sama dengan Imam Masjidil Haram, termasuk gelar universitas yang diakui Arab. Selain itu, Imam Masjidil Haram juga wajib mengikuti berbagai konferensi keagamaan dan pernah menjadi Imam berbagai masjid di Arab Saudi. Di bawah ini adalah profil 3 ulama. , dikutip dari CNN Indonesia, Sabtu (23/3/2024): 1. Syekh Ahmad Khatib Al-Manankabawi

Syekh Ahmad Khatib Al-Manankaboy adalah seorang ulama keturunan Manankabau yang pernah menjadi imam Masjidil Haram.

Ahmad Khatib lahir di Bakting pada tahun 1276 H/6 Dzulhijjah 1860. Perannya dalam ajaran Islam tercatat dalam jurnal ilmiah IAI Negeri Syekh Nurjati Serbani berjudul “Peran Syekh Ahmad Khatib Al-Mangka”. . -1916) dalam Islamisasi semenanjung. Dia awalnya bersekolah di Kweekschool pada tahun 1871 dan pergi ke Mekah untuk menunaikan ibadah haji. Setelah selesai haji, ia belajar Islam lebih dalam kepada para ulama Masjid Jama dan kembali ke Indonesia untuk berdakwah dan menyebarkan ilmunya selama lima tahun. Ahmed Khatib terlibat dalam gerakan kebangkitan agama yang menentang elite pemerintah Belanda, hingga akhirnya dikenal sebagai tokoh reformis Islam yang menjadi teladan bagi umat Islam di pulau itu saat itu.

2. Syekh Imam Nawi al-Bantani

Syekh Imam Nawi al-Bantani merupakan salah satu dari tiga ulama Indonesia yang berwenang mengajar dan menjadi imam di Masjidil Haram Makkah, menurut situs Nahdal Ulama (NU), Nawi lahir pada tahun 1230 Sereng di Bantan. . 1815 Nawi pertama kali belajar tentang Islam melalui ayahnya yang juga seorang ulama setempat, kemudian melanjutkan pendidikannya di pesantren dan menunaikan ibadah haji pada usia lima belas tahun. Saat menunaikan ibadah haji, Nawi berguru pada berbagai ulama di Mekkah, dan setelah tiga tahun mengajar agama di halaman rumahnya, nama Nawi mulai tenar. Karena hubungannya yang baik dengan para Ulama di Arab Saudi, ia diangkat menjadi Imam menggantikan Syekh Ahmad Khatib Al-Manankabwi, hingga kini jasanya dalam penerapan ajaran Islam dikenal hingga ke seluruh dunia. Syekh Junaid al-Batawi

Syekh Junaid Al-Batawi adalah seorang ulama Indonesia yang telah tinggal di Makkah selama 60 tahun. Ulama asal Betawi ini mempunyai pengaruh kuat pada abad ke-19 dan menjadi fokus utama gerakan Islam di Jakarta. dari Pulau Jawa yang berasal dari negeri Betawi yang bernama Junaid. Syekh Junaid konon diangkat menjadi Imam masjid selama 50 tahun, membuatnya terkenal di dunia Islam Sunni dan Syafi’i. Arab Saudi sangat menjunjung tinggi beliau dan keluarganya, terbukti dengan banyaknya ulama generasi Betawi yang masih menjaga hubungan baik dengan Kerajaan Arab Saudi dan menikmati hak perlindungan khusus. Simak videonya di bawah ini: Bos Asuransi Syariah Ungkap Potensi Keuntungan Dengan Perlindungan Kendaraan Listrik (dce)

You May Also Like

More From Author

+ There are no comments

Add yours