Kapitalisasi Pasar BSI (BRIS) Tembus Rp 121 T, Terbesar ke-13 di BEI

JAKARTA, CNBC Indonesia – Bank Syariah Indonesia (BRIS), emiten bank syariah terbesar di Indonesia, mengalami kenaikan harga saham yang luar biasa pada tahun 2024. Pada perdagangan Selasa (30 April 2024), saham BRIS menguat 5,18% menjadi Rp 2.640 per saham menyusul kinerja kuartal yang cemerlang. Kinerja keuangan.

Alhasil, total kapitalisasi pasar BRIS mencapai Rp 121,78 triliun sehingga menjadikannya emiten paling bernilai ke-13 di Bursa Efek Indonesia (BEI). Kapitalisasi pasar BRIS saat ini melampaui beberapa emiten besar, antara lain Unilever Indonesia (UNVR) dan Handala Manjaya Sampoerna (HMSP), serta berada tepat di belakang Sumber Alfaria Trijaya (AMRT) dan Indofood CBP Sukses Makmur (ICBP).

Kenaikan harga saham BRIS yang luar biasa ini merupakan kelanjutan dari reli jangka panjang yang berlanjut sejak akhir tahun lalu. Saham BRIS naik 69% dalam enam bulan terakhir dan 52% sejak awal tahun.

Besarnya kenaikan saham BRIS sejalan dengan kinerja keuangan perseroan yang juga berkembang baik.

BSI meraih laba bersih sebesar Rp 1,71 triliun pada kuartal I 2024, naik 17,07% year-on-year. Mengutip laporan publikasi, hingga Selasa (30 April 2024), pendapatan setelah bagi hasil mencapai Rp 4,38 triliun, naik 2,01% year-on-year. Setelahnya, pendapatan penyaluran dana meningkat 12,26% year-on-year mencapai Rp 6,31 triliun.

Selain itu, anak usaha Bank Mandiri menurunkan nilai CKPN menjadi Rp541,31 miliar, turun 27,84% year-on-year.

Dilihat dari fungsi brokerage, dana BSI mencapai Rp 246,54 triliun, naik 15,92% year-on-year. Dampaknya, leverage aset meningkat 14,25% year-on-year dari sebelumnya Rp313,25 triliun menjadi Rp357,9 triliun. Tonton video di bawah ini: Video: Apple menyiapkan pembelian kembali saham senilai $110 miliar (fsd/fsd)

You May Also Like

More From Author

+ There are no comments

Add yours